Tips Mengenal Kualitas Furniture ( Mebel ) Jati

Tips Mengenal Kualitas Furniture ( Mebel ) Jati

PayDayLoanSusapqh. – Tips Mengenal Kualitas Furniture ( Mebel ) Jati. Furnitue Jati memang memiliki peminat yang sangat banyak tidak hanya di dalam negeri bahkan di luar negeri. Mengapa tidak, karena kayu jati memiliki daya ketahanan yang kuat dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. Furnitur jati memiliki daya tahan yang luar biasa, bahkan tahan akan hama, rayap, kutu, semut dll. Dengan keindahan dan kelebihan daya ketahanannya ini yang banyak memicu konsumen untuk memilih furniture jati ini.

Namun timbul permasalahan disini, biasanya orang – orang sulit untuk membedakan kualitas furnitur jati. Bahkan terkadang tidak dapat membedakan yang mana furniture asli jati dan bukan asli. Memangmem bedakan kualitas furniture jati bukanlah hal yang mudah apalagi terhadap seseorang yang tidak mengenal jenis – jenis kayu. Kayu yang memiliki kualitas jelekter kadang bisa juga menjadi indah ketika didesain dan di cat hingga terlihat menarik perhatian konsumen.

Oleh karena itu bagaimana seseorang dapat membedak anantara Furniture Jati asli dan bukan. Pastinya akan timbul beberapa pertanyaan terkait tersebut. Terdapat beberapa point yang perlu Anda ketahui sebelum memilih furniture jati. Poin ini yang akan menjadi penentu kualitas mana yang akan Anda pilih. Karena pilihan Anda merupakan penentu dari umur furniture yang Anda pilih.

Beberapa cara membedakan kualitas furnitre jati Asli

 

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda pelajari di saat ingin memilih furniture mana yang akan Anda gunakan. Dan bagaimana cara Anda membedakan kualitas dari beberapa furniture yang baik. Khususnya Furniture Jati jepara Asli. Hal yang pertama yaitu Anda dapat melihat serat kayunya. Apabila serat yang ada pada kayu tersebut semakin rapat maka kayu jati ini sudah berumur tua.

Semakin tua umur dari furnitur kayu maka semakin berkualitas kayunya. Jika kemungkinan terdapat sudut yang pecah atau retak masih dapat diminimalisisr. Dan jangan pula khawatir apabila furniture jati memiliki lengkungan karena hal ini juga bisa diminimalisir. Akan tetapi kualitas dari furnitur kayu yang terkadang lebih berdampak tidak baik. Makalihatlah terlebih dahulu serat yang dimilinya.

FurnitureJati memiliki kesamaan dengan kayu yang lain yang terdiri dari lapisan – lapisan kambium dimana setiap tahunnya berkembang. Apabila Anda lihat potongan kayu dari atas maka kambium akan dapat terlihat seperti cincin. Sedangkan jika Anda melihat dari arah samping kambium inia kanterlihat rapat dan kadang juga tidak. Hal tersebut yang merupakan salah satu penentu kualitas kayu. Kayu yang tua umurnya biasanya akan memiliki serat yang lebih rapat.

Hal kedua yang dapat Anda lihat ketika membedakan kualitas yang baik yaitu lihat Lebar Sambungan Papannya. Dengan melihat sambungan papannya Anda juga akan mengetahui umur dari furniture jati. Apabila sambungan papan yang dimiliki kayu jati memiliki diameter yang besar berarti semakin tua umurnya. Didalam kelebaran papan yang dimiliki furnitur jati masih mamiliki kelas tingkatan kualitas.

Perbedaan grade atau kualitas Furniture Jati Jepara memiliki 3 jenis tingkatan. Yaitu grade C yang tergolong berkualitas standart. Grade B berkualitas bagus dan Grade A dengan kualitas yang sangat terbaik. Misalkan kita mencontohkan suatu Meja yang lebar bukan yang memiliki penampilan kecil. Untuk lebar sambungan grade C minimal 10 cm, grade B 15 cm dan grade A minimal 25cm.

Cara yang selanjutnya yaitu Anda dapat melihatKonstruksinya. Jika memilih jenis Furniture Jati berkualitas maka jangan takut untuk menggoyang – goyangnya. Anda juga dapat melipat – lipat kemudian lihat di bagian bawah dan dalam furnitur yang ingin Anda beli. Anda harus lebih teliti dari hal ini, luhat juga bagian yang mungkin retak terutama pada bagian sambungan yang biasanya rentang mengalami kerusakan. Jika Anda tidak melihat adanya masalah maka furnitur tersebut memiliki kontribusi yang baik.

Anda juga dapat melihat Finishingnya artinya Anda akan melihat kulit dari furnitur, mengelupas atau tidak, halus dan tidaknya furniture. Bagian ini juga merupakan hal penting ketika melihat kualitas Furniture Jati karena papan kayu juga penentu bagus atau tidaknya furniture. Dalam hal ini sebaiknya Anda bertanya kepada penjual jenis finishing yang seperti apa keinginan Anda. Karena tidak semua finishing memiliki kualitas yang sama.

Jika finishing tidak sesuai dengan yang Anda inginkan akan menjadi percuma. Namun bukan berarti finishing yang mengelupas memiliki kualitas yang jelek. Karena terkadang terdapat style yang memang memiliki adanya pengelupasan alami karena furnitur klasik yang berumur ratusan tahun. Ada juga style antik yang tidak mengalami pengelupasan karena hanya furniture imitasiantik.

Beberapa kayu terkadang memiliki cacat alami biasanya disebut dengan (Mata Kayu). Pemakaian Cacat Mata Kayu juga harus di batasi agar terhindar dari resiko retak dan pecah pada permukaan papan. Pemakaian Mata Kayu Furniture Jati juga memiliki batasan hingga 5 titik jika untuk permukaan yang lebar seperti meja besaruntuk grade A. Dan untuk Grade B memiliki 2 batasan titik untuk komponen berukuran medium seperti sandaran bangku atau kursi. Koponen yang lebih kecil seharusnya tidak memiliki cacat.