Mengetahui Material Dan Finishing Interior

Mengetahui Material Dan Finishing Interior

Mengetahui Material Dan Finishing Interior

PayDayLoanSusapqh. – Bicara tentang design interior, begitu butuh tahu berbagai material serta finishingnya yang dipakai sebab dari dua hal itu kualitas hasil design interior dapat dipastikan. Ungkapan “ada kualitas ada harga” itu benar terdapatnya, jangan pernah sedih nanti kita telah membayar mahal untuk design interior tapi kita tidak demikian memahami bahan yang digunakan,bisa saja bahan yang digunakan ialah bahan baku yang murahan, hingga tidak bertahan lama. Ada 2 type material untuk bahan pembuatan mebel dari yang sangat murah harga nya sampai yang sangat mahal.

Kayu Olahan

Adalah interior material yang dibuat dari partikel atau serbuk kayu maupun serat kayu, seperti Urutan kualitas dari yang paling bagus adalah Plywood, Bloackboard, MDF, dan Particle Board. Plywood dan Bloackboard biasanya dilapisi kulit kayu jati, sungkai, nyatoh atau lainnya . Sedangkan particle board dan MDF biasanya untuk furniture pabrikasi massa yang sering kita lihat di toko-toko meubel dengan berbagai merek. Oleh karena itu, jelas saja furniture custom/pesanan lebih mahal harganya dibanding yang dijual ditoko karena menggunakan interior material plywood yang notabene memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan kayu olahan lainnya .

Kayu Solid

Interior material jenis ini dihasilkan dari batang kayu pohon, seperti Jati Belanda, Kamper, Nyatoh, Mahoni, Sungkai, Ulin dan Jati. Pada kelompok kayu solid, Jati dan Ulin lebih kuat dibandingkan dengan jenis kayu lainnya. Kayu ini tahan terhadap cuaca dan temperatur tinggi. Khusus Ulin yang dari Kalimantan, sering disebut Kayu Besi karena semakin kena air semakin solid.

Kedua jenis kayu ini selain mahal dan harganya cenderung selalu naik, sudah mulai jarang digunakan sebagai bahan furniture karena keterbatasan supply, sebagai penggantinya kayu yang digunakan adalah kayu sungkai, nyatoh atau jati belanda. Sungkai merupakan salah satu jenis kayu solid yang cukup populer penggunaannya saat ini sebagai interior material. Kayu yang berwarna terang ini memiliki alur urat kayu beraturan, kekuatan baik, dan harganya yang jauh lebih murah.

Nah, selain itu Anda juga harus mengenal interior material untuk finishing dalam memperindah permukaan furniture Anda, umumnya terdapat 4 macam jenis style finishing interior material, antara lain:

Melamix

Adalah dengan metode penyemprotan cairan melamix/PU sebagai finishing akhir pada permukaan furniture dapat berupa dof atau glossy. Warna dapat bervariasi, biasanya terdiri dari warna-warna kayu natural, karena finishing sistem melamix dalam interior design digunakan untuk furniture yang ingin menampilkan kesan natural pada serat kayu . Biasanya jenis Finishing ini diterapkan pada kayu solid atau Plywood yang dilapis kulit kayu (Veneer). Salah satu merek untuk interior material jenis ini adalah Impra.

Pelapis

Interior material ini saat ini awam digunakan karena nilai praktisnya, tersedia dalam berbagai jenis tekstur dari warna solid seperti duko hingga motif kayu dan semuanya hanya tinggal tempel dengan lem. Keunggulan HPL adalah selain kualitas dan variasi model teksturnya juga karena ketebalannya (sekitar 0,7 – 1 mm) yang dilapisi kayu sehingga lebih tahan terhadap benturan. Selain itu HPL untuk beberapa merek tertentu juga menyediakan Edging (khusus untuk pinggiran meubel).

Ducco

Ducco yaitu dengan cara penyemprotan cat pada permukaan mebel. Salah satunya merk untuk interior material type ini yang seringkali saya pakai ialah Supergloss (ekonomis) atau Danagloss (superior). Warna bisa beragam dengan pilihan yang beragam macam seperti beberapa warna pastel ataupun alami. Serat kayu pada mebel akan tidak tampak bila memakai duko, sebab akan tertutup dengan warna solid cat tersebut.

Umumnya duko dalam design interior dipakai untuk tampilkan kesan-kesan dinamis,mewah serta moderen pada sebuah ruang perusahaan Poker QQ. Akan tetapi ada repotnya yaitu lebih menghabiskan waktu sebab begitu mengharap pada panasnya matahari menjadi pengering. Diluar itu, ada banyak proses dalam finishing type ini, dengan berurutan interior material yang dipakai

  • Dempul/Woodfiller
  • Epoxy
  • Cat Warna
  • Clear Doff/Glossy.
  • Hebatnya finishing ducco umumnya lebih kuat pada goresan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *